Serba-serbi Ujian SBMPTN CBT

In News, sbmptn

Serba-serbi Ujian SBMPTN CBT | Ada hal baru pada penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini. Jika biasanya ujian hanya dilakukan secara tertulis, maka pada SBMPTN 2016 panitia juga memberlakukan ujian berbasis komputer atau computer based test (CBT).

Serba-serbi Ujian SBMPTN CBT

Lantaran baru perdana, peserta SBMPTN CBT memang masih dibatasi, yakni hanya untuk sekira 2.500 orang. Sistemnya, siapa cepat dialah yang dapat. Nah, berikut ini Okezone rangkum hal-hal menarik terkait SBMPTN CBT 2016.

1. 30 PTN penyelenggara

Menentukan 30 kampus penyelenggara SBMPTN CBT 2016 tidaklah mudah. Sebelumnya, panitia SBMPTN 2016 harus melakukan identifikasi terkait kampus-kampus yang layak dan siap menggelar ujian berbasis komputer.

Kampus-kampus tersebut tersebar di 23 kota dan 19 provinsi. Adapun beberapa PTN yang termasuk dalam 30 penyelenggara SBMPTN CBT di antaranya Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Dipenogoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), dan Universitas Pattimura.

2. Ribuan peserta

Meski baru pertama digelar, SBMPTN CBT mampu menarik minat banyak peserta. Kuota ujian CBT langsung habis di hari-hari awal pembukaan pendaftaran SBMPTN 2016. Salah satu daya tarik SBMPTN CBT 2016 adalah peserta tidak usah repot-repot membulatkan jawaban. Apalagi, bagi lulusan tahun ini dan tahun lalu beberapa di antaranya sudah pernah merasakan ujian nasional (UN) dengan sistem CBT.

Data terakhir panitia SBMPTN 2016 per 23 Mei 2016 atau pascapenutupan pendaftaran, ada 2.520 peserta yang siap melakukan ujian SBMPTN CBT. Mereka terbagi atas 1.325 peserta kelompok saintek dan 1.195 peserta kelompok soshum.

3. Sistem yang dipakai

Pada SBMPTN CBT 2016, para peserta hanya butuh satu kali klik untuk memilih jawaban. Mereka juga bisa mengubah jawaban setiap saat selama waktu masih tersedia. CBT pada SBMPTN dirancang dengan fitur navigasi ke semua soal. Sehingga, para dapat kembali me-review soal-soal yang sudah dikerjakannya.

4. Pilihan ujian

Praktisnya ujian CBT memikat banyak peserta SBMPTN 2016. Kendati demikian, tak semua peserta bisa mengikuti metode ujian ini. Pasalnya, SBMPTN CBT hanya diperuntukkan bagi peserta kelompok saintek atau soshum. Sedangkan peserta kelompok campuran atau IPC hanya bisa mengikuti ujian tertulis atau paper based test (PBT). Baik ujian CBT maupun PBT sendiri akan dilaksanakan serentak pada 31 Mei mendatang. (ira)

(rfa)

Postingan Terkait:


Artikel Terpopuler


Tags: #News #sbmptn

Leave a reply "Serba-serbi Ujian SBMPTN CBT"

Must read×

Top