Peserta Anggap SBMPTN 2016 Jadi Pengalaman

In News, sbmptn

Peserta Anggap SBMPTN 2016 Jadi Pengalaman

Peserta Anggap SBMPTN 2016 Jadi Pengalaman | Peserta Anggap SBMPTN 2016 Jadi Pengalaman | Bobot soal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 memang lebih sulit dibandingkan dengan soal ujian nasional (UN) atau ulangan pada umumnya. Oleh sebab itu, para peserta SBMPTN 2016 harus belajar ekstra untuk mampu menguasai materi yang diujikan. Beberapa di antaranya bahkan sampai mengikuti bimbingan belajar atau les privat.

Sayangnya, hal tersebut tidak dilakukan oleh Syifa Narisma. Dia hanya mengandalkan belajar autodidak untuk menyiapkan SBMPTN 2016. Alhasil, dia merasa kesulitan saat mengerjakan soal-soal kelompok soshum yang dihadapinya kemarin.

“Ya jadi pengalaman saja. Karena lumayan sulit, apalagi sejarah karena banyak hafalan. Untuk TKD kira-kira hanya bisa mengerjakan 30 persen,” ujarnya ditemui usai ujian di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Sedangkan untuk ujian TKPA, alumnus SMA 16 Jakarta itu hanya mampu mengerjakan 45 persen. Menurut dia, jika dijumlahkan secara keseluruhan, Syifa hanya mampu mengerjakan 50 persen soal. Padahal dara kelahiran 21 Agustus 1998 itu berkeinginan masuk di pendidikan PAUD UNJ.

“Pilihan kedua akuntansi UNJ. Kalau ketiga pendidikan sekolah dasar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),” jelasnya.

Lantaran kurang bisa mengerjakan soal secara maksimal, Syifa pun pesimistis bisa lulus SBMPTN 2016. Kendati demikian, jika tak lulus dia masih ingin mencoba peruntungan pada ujian mandiri UNJ sebelum mendaftar ke kampus swasta.

“Pesimistis itu karena kurang persiapan sedangkan kapasitas bangku yang diterima sedikit. Tetapi aku masih ingin coba jalur mandiri UNJ karena kakak kelas cukup banyak yang diterima di sini,” pungkasnya.

(rfa)

Postingan Terkait:


Artikel Terpopuler


Tags: #News #sbmptn

Leave a reply "Peserta Anggap SBMPTN 2016 Jadi Pengalaman"

Must read×

Top