Motif Penyebaran Kunci Jawaban SBMPTN Sedang Diselidiki

In News, sbmptn

Motif Penyebaran Kunci Jawaban SBMPTN Sedang Diselidiki | Menteri Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, panitia SBMPTN dan Kemristekdikti sedang melakukan penyelidikan terkait ditemukannya penyebaran kunci jawaban pada tes tertulis Seleski Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Univeristas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Pasalnya, bukan baru pertama kali terjadi. Setiap tahun selalu ada kasus di penyebaran kunci jawaban dan perjokian.

Motif Penyebaran Kunci Jawaban SBMPTN Sedang Diselidiki

Nasir menyebutkan, panitia sedang berusaha membuktikan siapa yang mengeluarkan kunci jawaban tersebut dan apakah pola jawaban sesuai dengan yang dikeluarkan oleh panitia atau hanya sekadar kebohongan.

“Terjadinya kecurangan tentu di mana-mana. Kita sedang melakukan penyidikan, saya telah tugaskan Pak Sekjen untuk mengawasi kasus ini. Jika kunci jawaban yang tersebar hanya untung -untungan tidak ada kesamaan tentu itu masuk dalam tindakan penipuan. Jadi, akan kami serahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian,” kata mantan Rektor Univeristas Diponegoro (Undip) di Kampus Univeristas Negeri Surabaya (Unesa), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (1/6).

Dia mengatakan, pihaknya berkerja sama dengan polisi. Jika terbukti maka akan dipidanakan karena termasuk kejahatan membocorkan rahasia negara.

Dikatakan, berdasarkan infromasi ada tujuh orang yang terindikasi melakukan kerja sama dan terlibat penyebaran soal pada ujian SBMPTN 2016 di Unhas Makassar ini. Panitia sedang melakukan penyelidikan polanya.

Pendapat senada juga disampaikan Ketua Panita Seleksi Bersama Masuk Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) Rochmat Wahab. Ia mengatakan, kasus penyebaran soal maupun perjokian pada pelaksanaan SBMPTN selalu terulang setiap tahun. Meski panitia pelaksana telah melakukan peringatan keras untuk perguruan tinggi maupun calon mahasiswa.

Dia mengatakan, peringatan dilakukan agar tidak menyebar pada perguruan tinggi lain. Pasalnya, telah ada peraturan dalam proses pelaksanan SBMPTN.

“‎Sudah sering terjadi ya. Rupanya SBMPTN menjadi pasar empuk bagi yang potensial melakukan joki. Bahkan dulu agak masif. Mereka sempat melakukan lewat bimbingan tes,” kata Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini.

Terkait kemungkinan Unhas dihapus dari pantia lokal (Panlok) penyelenggara, dia menuturkan, hal ini akan dipertimbangkan pada rapat Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN). Apalagi, di Makassar hanya terdapat dua panlok yaitu Unhas dan Univeristas Negeri Makassar (UNM).

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Joni Hermana, mengatakan, dihapus atau tidaknya Unhas dari panlok tergantung keputusan MRPTN.

Dia menyebutkan, sebagai panitia penanggung jawab political control pelaksananan SBMPTN, pihaknya tidak meragukan untuk mendeteksi kecurangan yang dilakulan calon mahasiswa. Panitia telah memiliki sistem. Misalkan, dalam satu kelas, dapat diketahui tingkat kejujurannya. Jika satu kelas jawaban sama, maka pihaknya dapat menyimpulkan terjadi praktik kecurangan atau tidak.

Dikatakan, kasus kecurangan pada SBMPTN terjadi karena terkadang calon mahasiswa mendaftar di dua tempat dengan maksud melakukan peruntungan. Jika tidak lolos A masih ada plan B. Hal ini yang membuat joki mengunakan kesempatan melakukan kejahatan.

Selain itu, kesalahan calon mahasiswa pada saat pengisian informasi data diri terkadang membuat mereka gugur.

“Ini juga yang terjadi, pada tahun lalu kami menggugurkan 6.000 pendaftar karena kesalahan administratif. Jadi ini bukan hanya karena joki gagal masuk SBMPTN, tetapi kesalahan administratif juga salah satu penyebabnya,” tutur dia.

Maria Fatima Bona/PCN

Postingan Terkait:


Artikel Terpopuler


Tags: #News #sbmptn

Leave a reply "Motif Penyebaran Kunci Jawaban SBMPTN Sedang Diselidiki"

Must read×

Top